21

Juan Valerón UD Las Palmas

Nama Lengkap Juan Carlos Valerón Santana

Tanggal Lahir 17 Juni, 1975

Tempat Lahir Arguineguín, Spanyol

Tinggi 1.84 m (6 ft 1⁄2 in)

Posisi Pemain Gelandang tengah

Juan Valerón (lahir Juan Carlos Valerón Santana) lahir pada 17 Juni 1975. Juan merupakan gelandang tengah untuk tim sepakbola Spanyol Unión Deportiva Las Palmas. Dikenal untuk tekniknya yang luar biasa, pesepakbola ini telah bermain dalam 390 pertandingan dan mencetak hingga 90 gol di La Liga untuk 15 musim. Valerón pernnah wewakili Spanyol dalam dua Kejuaraan Sepakbola Eropa serta World Cup 2002 yang berhasil menghadiahkannya sebanyak 46 piala. Ia pernah bermain untuk Club Atlético de Madrid, Deportivo de La Coruña, dan Real Club Deportivo Mallorca.

Karir yang Menarik

Karis sepakbolanya dimulai bersama dengan tim UD Las Palmas. Namun ia pindah ke Balearic Islands dan mewakili RCD Mallorca antara musim 1997 dan 1998. Penampilan perdana Valerón di La Liga yaitu pada 31 Agustus 1997 dengan kemenangan 2-1 melawan Valencia Club de Fútbol saat pertandingan berlangsung 10 menit. Saat ia bergabung bersama RCD Mallorca, kontribusinya sangat membantu klub tersebut yang saat itu sedang mendambakan untuk memenuhi kriteria kualifikasi UEFA Cup Winners’ Cup. Saat itu tim RCD Mallorca berhasil menempati peringkat kelima UEFA Cup Winners’ Cup serta berhasil berlanjut hingga leg kelima kompetisi Copa del Rey. Namun sayangnya kalah melawan klub Barcelona saat duel adu pinalti.

Dua tahun kemudian pemain muda ini bergabung bersama Atlético Madrid dimana ia menjadi pemain yang kualitasnya tidak diragukan lagi hingga degradasi yang dialami Atletico Madrid pada tahun 2000. Valerón juga bermain untuk Deportivo dan berposisi sama dengan pesepakbola Brazil Djalma Feitosa Dias (atau Djalminha). Pada tahun 2004, Valerón menghabiskan sisa karir gemilangnya bersama klub Galicia.

Namun naasnya, terjadi insiden yang mengentikan karirnya. Pada bulan Januari 2006 Valerón mengalami cidera lutut dan setahun kemudian kembali terulang. Setelah kejadian itu, sang pesepakbola profesional hanya bisa ikut serta dalam dua liga pertandingan selama periode pemulihannya. Selang beberapa waktu, Juan kembali menjalani operasi pada lututnya.

Sang pesepakbola ternama tidak kembali muncul hingga 2007-2008. Valerón menandakan kembalinya ke Deportivo saat mereka mencetak kemenangan tuan rumah 3-1 home melawan Real Valladolid Club de Fútbol. Kali ini, Valerón menjadi pemain penting pertama di Spanyol dan Eropa.

Antara musim 2011 dan 2012 ,sang pesebakbola menjadi pemain pemula Deportivo yang tak diragukan. Timnya menjadi juara, Valerón Mencapai karir terbaik berhasil mencetak lima gol terbaik dalam aksinya selama 3.000 menit di Segunda División. Pemain profesional mencatat 422 pertandingan dan mencetak 32 gol. Namun di tahun 2013, Valerón memutuskan untuk mengakhiri kontrak dan kembali ke tim sepakbola pertamanya.

Valerón Kembali ke UD Las Palmas dan mendandatangani kontrak 1+1. Ia masih menjadi anggita tim pertama yang penting bahkan setelah meninggalkan klub selama 16 tahun. Ia memperoleh promosi untuk memimpin pertandingan di 2015. Juga, Valerón juga memperbaharui kontrak dengan Amarillos dan kembali muncul di liga utama. Kalah dengan Bacelona 1-2 di pertandingan 22 menit tersebut, pertandingan pertama di Divisi Pertama setelah 847 hari. Ia menjadi pemain tertua kelima yang bergabung di liga. bulan Desember, Valerón dipromosikan ke satu posisi lebih tinggi setelah bermain sebagai pengganti melawan Real Betis Balompié.

Sang pesepakbola terkenal ini bermain seri 2-2 dengan Italia di Salerno. Valerón juga bergabung dengan tim nasional Spanyol di UEFA Euro pada World Cup 2002, dimana mereka mencetak kemenangan 3-1 melawan Slovenia. pada Euro 2004, tim menang 1-0 melawan Rusia.

Pengakuan

Valerón Diakui sebagai salah satu dari permain terkemuka di Spanyol. Managernya Juan Antonia Anguela menggambarkannya sebagai referensi untuk sepakbola negara. Pelatih Vicente del Bosque mengatakan Valerón akan selalu cocok bagi tim nasional negara. Pelatih Andrés Iniesta menyebutkan ia akan menyaksikannya Valerón di arena sepakbola.

Rekan Satu Tim dan manager FC Barcelona memuji aksinya. Mantan pesepakbolal Belanda Jimmy Floyd Hasselbaink danRoy Makaay menganggapnya sebagai pemain terbaik yang bermain bersama mereka..

UD Las Palmas fellow Javi Castellano memuji Valerón untuk keramahan dan kejujurannya. Presiden tim Miguel Ángel Ramírez berusaha untuk meyakinkan Valerón akan bermain di musim berikutnya dan berpisah pada seluruh stadion di Spanyol.

Kehidupan Diluar Sepakbola

Valerón , meskipun dikenal atas pengabdiannya kepada Tuhan, ia mengaku bahwa dirinya dan keluarganya tidak menganut agama apapun. Kakaknya, Miguel Ángel seorang pesepakbola dan gelandang. Bersama dengan saudara kandungnya Pedro, mereka mendirikan klub sepakbola bernama Abrisajac, sebuah nama gabungan yang diambil dari nama alkitab, Abraham, Isaac, and Jacob. Manu, Valerón keponakannya, juga pemain di Las Palmas.

Top Yandex.Metrica Top